X

Kapan Season 2 Sebuah Anime di Lanjutkan ?

Posted on 2:55 PM Under 1 comments




    Mungkin semua pasti kecewa atau penasaran tentang anime yang biasa gantung atau tidak jelas akhirnya ? dan sering dilontarkan setelah sebuah judul anime berakhir, "Kapan season selanjutnya?", sering diajukan oleh penonton . Pada umumnya mereka kurang puas dengan jumlah episode yang hanya terdiri atas 13 atau 26 episode.

    Kenyataannya membuat season selanjutnya sebuah serial anime adaptasi dari manganya tidaklah gampang. Proses produksi anime yang rumit membuat studio anime harus berhati-hati mengambil keputusan untuk membuat season lanjutan. Membuat anime tidak sama dengan membuat Sinetron yang asal script-nya sudah ada, aktor tinggal shooting. Tapi membuat anime adalah dengan menggambar tiap frame. Ini membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Jika mereka salah perhitungan dan anime yang sudah dibuat tidak laku, bisa rugi besar.


Melihat trend masa kini, umumnya sebuah studio dan komite yang mensponsori pembuatan anime melihat dari jumlah keuntungan yang didapat dari season pertama. Lalu pertimbangan selanjutnya adalah jumlah material cerita jika anime tersebut merupakan adaptasi dari media lain seperti manga atau visual novel. Bila keduanya tidak terpenuhi, kecil kemungkinan ada season selanjutnya.




    Dari mana mereka mendapat profit jika menyangkan secara cuma-cuma di televisi? Salah satu pendapatan terbesar adalah melalui penjualan DVD dan BD. Ini yang sering dijadikan tolak ukur penonton anime veteran dalam memperkirakan potensial produksi season selanjutnya. Jumlah penjualan DVD/BD ini ramai diperbincangkan di forum-forum online karena cukup berhubungan dengan kemungkinan dibuat season selanjutnya.
     Harga per volume sebuah DVD/BD yang masih baru rilis berada pada rentang ¥6000 ~ ¥8000/Rp.695.000 - Rp.925.000 (Kurs tahun November 2013). Sebuah volume biasanya terdiri atas 2 episode, kadang ada yang 3 episode. Harga ini akan terkena diskon jika barangnya terlalu lama berada di gudang toko. Bisa turun hingga ¥5000/Rp.580.000 atau bahkan bila tak beruntung karena tidak laku-laku ada yang diturunkan hingga ¥2000/Rp.230.000 bahkan bisa kurang. 

     
     Sebuah produksi anime bisa dikatakan balik modal jika mendapatkan penjualannya mencapai 3000 hingga 4000 copy per volume. Jika profitnya nyaris tidak ada atau bahkan rugi misalnya penjualan dibawah target, studio anime yang bersangkutan akan enggan membuat season selanjutnya karena khawatir juga tidak akan mendapatkan keuntungan yang bagus.Jika penjualan mencapai angka yang fantastis, melebihi 7.000 - 10.000 keping per volume, studio anime dan komite yang mendanai sangat percaya diri untuk membuat season selanjutnya. Season kedua bisa tayang dalam jeda waktu kurang dari setahun saja sudah termasuk cepat. Menunggu 2 sampai 3 tahun sudah menjadi hal yang biasa.

    Dan ini adalah perusahaan perusahaan pembuat anime terbesar di Jepang :






Studio ANIPLEX
Pembuat : Naruto ,Bleach ,Angel Beats ,Anohana ,dll







Studio Kyoto Animation

Pembuat : Clannad ,Hyouka ,K-ON dll





  • Lalu Kenapa penulis membuat ceritanya gantung ?

     kalian tau bahwa membikin anime itu tidaklah mudah dan murah karena harga pembuatan anime per 1 episode adalah lebih 1 Miliyar .Nah maka dari itu manager dari perusahan pembuat anime harus ketat memilih manga atau visual novel yang bisa di jadiin anime .Karena jika manganya tidaklah menarik dan jelek ,perusahaan pembuat anime jadi rugi .Makanya penulis(mangaka) harus benar benar membuat ceritanya begitu menarik salah satunya dibikin gantung sehingga para penonton akan membeli dvdnya dengan begitu penonton atau penggermar membelinya akan mencapai target keuntungan sehingga akan ada season 2 


Faktor lain adalah selera pasar Jepang yang sedikit membingungkan ada kalanya anime dengan cerita yang menarik dan bagus, bisa gagal di penjualan karena selera orang beda beda. Bila anime yang gagal ini memang sudah ditamatkan atau dengan kata lain memang memiliki ending memuaskan dan tak mungkin disambung ke season berikutnya, mungkin penonton tak mempermasalahkan. Kadangkala juga, anime dengan cerita yang dangkal, sering mengumbar fanservice berlebihan malah mendapat sukses dari segi penjualan. Kesuksesan ini membuat studio tersebut melanjutkan ke season 2,contohnya aja Maken-Ki dan season 2nya akan di release di bulan Januari

Dan Faktor terakhir penulis memang menamatkan dengan akhir cerita yang gantung denngan alasan untuk menjadikan animenya akan terkenal contohnya Angel Beats dan Guilty Crown


     Sebagai bonus penutup mau kalian baca atau tidak admin HS akan  menjelaskan cara membuat anime supaya kita lebih menghargai kerja keras pembuat anime :
Cara Membuat Anime…!!!
Behind the scenes Production IG dalam pembuatan anime, khususnya anime Ghost in the Shell, East of Eden dan Sengoku Basara. Head Office berlokasi di Musashino City.

Salah satu kamera yang digunakan oleh Production IG untuk pembuatan anime dalam mengambil foto dari frame kunci.

Toru Okubo yang sedang mendesain karakter Sengoku Basara.



Proses pembuatan semua sketsa frame yang dibutuhkan- setidaknya harus ada 8 frame setiap detiknya untuk mendapatkan visualisasi yang halus.


Selanjutnya, bagian ilustrator akan membuat tebal pensil dari karakter, karena karakter tersebut akan di scanner

Team coloring

Selanjutnya pengolahan pada komputer dengan menggunakan software tertentu yg memudahkan untuk memilih area, meng crop gambar, dan memilih warna untuk frame. Jika semua frame telah selasai, maka dirangkai dan digabungkan dengan latar belakang dan pengaturan pencahayaan yg tepat.
Dan proses akhirnya disebut dengan Afreco “After Recording” dimana para aktor/aktris dari pengisi suara anime membaca naskah, dan memastikan bahwa suara mereka sinkron dengan gerakan mulut dari anime.

Foto detail Proses:

 


About the author

Huy reader ,selamat datang di blog Hendra Share . Dan semoga isi dari artikel artikel ini bermanfaat untuk kalian :3 .


1 comments