X

Ijime atau Bullying di Jepang

Posted on 9:56 PM Under 0 comments

      Apakah kalian tau arti dari kata Ijime ? ,ya Ijeme itu adalah Bullying (perasaan kaya Dora aja -_-" ) hehe... 
      Ijeme/Bullying/Dijahilin adalah “Bentuk penyerangan tertentu, baik secara fisik maupun psikis. Yang dilakukan secara sengaja dan berkelanjutan kepada korban yang lebih lemah daripada pelaku. Dimana si korban merasa dirugikan.” itu pengertian dari Kementrian Pendidikan di Jepang




Nah sekarang pengertian Ijeme 
dari Admin Hendra Share adalah
"ancaman yang seseorang yang
menimbulkan gangguan fisik atau
psikis bagi korbannya
" .
      Seorang korban Bully juga merasa marah dan kesal dengan kejadian yang menimpa mereka. Ada juga perasaan marah, malu dan kecewa pada diri sendiri karena membiarkan” kejadian tersebut mereka alami. Namun mereka tak kuasa
“menyelesesaikan” hal tersebut, termasuk tidak berani untuk melaporkan pelaku pada orang dewasa karena takut dicap penakut, tukang ngadu, atau bahkan disalahkan .Lalu kenapa Ijime bisa hadir dalam budaya Jepang bahkan Ijime itu sendiri tidak bisa dilepaskan dari Jepang? Hal ini terjadi karena masyarakat Jepang sendiri adalah masyarakat yang Homogen dan Seragam. Dikarenakan rasa homogen dan seragam yang sudah mendarah daging inilah justru orang yang ‘Berbeda’ akan menjadi sasaran Ijime. Misal dalam hal :
  • lebih pintar
  • lebih pendek
  • lebih bodoh
  • jelek
  • memiliki hobi yang aneh
  • penyendiri
  • sombong
  • murid pindahan (Tenkousei)
  • orang asing (Gaijin)
  • cacat
  • dll. 

Pokoknya yang dianggap diluar dari kebiasaan, keseragaman, dan tidak sesuai dengan standar kelompok dimana individu yang berbeda itu berada, dia yang akan  jadi target Ijime.Lalu ciri ciri pelaku Ijime adalah :
  • bersikap agresif
  • selalu iri hati kepada orang lain
  • senang menjahili orang yang lebih lemah terhadapnya
  • bahkan bisa jadi pelaku adalah korban dari Ijime

     Ijime sering terjadi di Sekolahan tapi pihak sekolah dan guru biasanya akan menyangkal dengan keras akan adanya Ijime disekolah mereka, karena ga mau kredibilitas sekolah mereka turun. Hal ini membuat para korban Ijime seakan ditinggalkan bahkan oleh sekolah itu sendiri.Tapi guru juga bisa jadi target Ijime dari murid-muridnya,banyak Guru yang juga ambil bagian dalam tindakan Ijime, tindakan ini terjadi karena Guru ingin mendapatkan Control Power. Guna untuk mengatur segerombolan Serigala bagaimana caranya supaya berhasil kita gk ikutan di mangsa ? Gampang berpihak ke gerombolan serigala dan menunjuk domba untuk mengalihkan para serigala Contoh : Saat dimana Guru itu mengetahui kalo dirinya akan di usilin muridnya ,Seorang guru malah membully murid yang pantas untuk di Bully .Orangtua murid tidak bertindak apa-apa. Bahkan banyak kasus Cuma bilang “bertahan ya nak!” ke anaknya tanpa ada solusi untuk mengakhirinya .

    Se
ringkali Ijeme itu terjadi karena ,murid berbeda dari kelompoknya dan sekolah takut kredibilitas sekolah jadi jelek. tentunya hal ini menimbulkan rasa kecewa dan penyesalan dari para korban Ijime akan sistem yang mereka alami. 
     
     Contoh ada sebuah kejadian pada pada November 2006 di Jepang , dimana seorang anak laki-laki (tidak menyebutkan dirinya siapa) mengirim surat ke Menteri Pendidikan Jepang saat itu, Ibuki Bunmei, bahwa dia akan melakukan bunuh diri karenakan tidak tahan dengan tindakan Ijime.


Inti dari surat ini adalah penyesalan atas tidak ada tindakan dari guru, orang tua, dan sekolah dalam menangani Ijime yang dia alami tiap harinya disekolah dan mengancam apabila tidak ada perubahan hingga tanggal 8 November, Ia akan melakukan bunuh diri tanggal 9 November. Dan surat ini pun menggemparkan media serta kementerian pendidikan Jepang. Lebih jelasnya bisa diliat disini.


    A
ngka kematian dengan cara bunuh diri pada remaja di Jepang sangat tinggi, kebanyakan terjadi karena Ijime. Namun hanya sebagian yang terungkap media seperti yang dialami Mori Kesuke, 13 tahun, berasal dari Fukuoka yang bunuh diri dan meninggalkan 4 surat. Salah satu suratnya berbunyi “aku tidak bisa melanjutkan hidup lagi karena Ijime”. Belakangan baru deketahui dia di Ijime oleh gurunya sendiri.

    Ijime itu perbuatanya bermacam macam bisa Fisik atau Psikis bahkan bisa sampai 
pelecehan seksual ,Contoh :
Fisik 
  • Di pukul
  • Di Lempar Bola 
  • Dll
Psikis
  • Di telanjangin
  • Di anggap gak ada
  • Di ejek
  • Loker dan Mejanya rusak
  • Barang barangnya hilang atau rusak


Dan dampaknya besar karena si Korban ngerasa dikucilkan, hingga saat mencapai titik terntentu ia merasa tidak dibutuhkan dan ingin mati saja.




Potongan scene dari film ‘Mondai no nai watashitachi’
Filmnya tentang Ijime atau Bullying

     Dampak Ijime bagi korban yaitu :
  • rendah percaya diri atau tidak PD
  • Toukoukyohi (sikap pelajar yang menolak untuk pergi ke sekolah dikarenakan takut akan mendapatkan ijime)
  • prestasi menurun
  • depresi atau stress dan akibatnya bisa menggunakan narkoba atau merokok
  • mencoba bunuh diri
  • dll
     Lalu apa dampak Ijeme bagi pelakunya :
  • kecanduan untuk melakukan lagi
  • merasa berkuasa
  • merasa paling kuat
  • percaya diri walaupun itu tindakan salah
  • dan dari tindakan itu pelaku bisa terdorong untuk melakukan tindakan kriminal
     Baik kamu tinggal di Jepang atau di Indonesia, Bullying itu pasti ada dan mudah dipicu terjadinya,lalu bagaimana solusi untuk menghentikan Ijime atau Bullying ? .Ijime atau Bullying bisa dihentikan jika kita saling peduli dan mau bertindak ,dan sekolah harus bersikap tegas Untuk pelakunya harus diberi disiplin dan untuk korbannya harus support dia atau beri motivasi .Juga bisa kita menghentikan pelakunya jika kita menolong korbannya mungkin bisa terlihat keren hehe....


     Lebih mending jika kita bisa saling berteman ,tertawa dan sedih bersama .Saling bahu membahu dan jalani hidup penuh harmonis dan damai .Dan itu bisa membuat masa masa sekolah kita menyenangkan dan tak terlupakan .


About the author

Huy reader ,selamat datang di blog Hendra Share . Dan semoga isi dari artikel artikel ini bermanfaat untuk kalian :3 .


0 comments